Gitstraining

Program Penguatan Riset dan Publikasi

Pelatihan AI untuk Penelitian & Publikasi Ilmiah

  • 16–24 JP
  • 2–3 hari
  • Dosen, peneliti, mahasiswa pascasarjana
  • In-house atau daring

Satu alur kerja penuh, dari daftar pencarian yang masih ratusan judul sampai naskah yang siap dikirim ke jurnal sasaran. Dikerjakan pada topik penelitian Anda sendiri, dengan batas etika yang ditegakkan di setiap tahap — termasuk pada bagian yang paling sering disalahgunakan: parafrase.

Diselenggarakan oleh Gits Training — PT. GIT Solution, Yogyakarta. Tersedia untuk LPPM, fakultas, pusat studi, lembaga penelitian, dan program pascasarjana.

Ringkasan program

Pelatihan AI untuk Penelitian & Publikasi Ilmiah adalah program intensif berdurasi 16–24 JP selama 2–3 hari bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana. Program ini membangun satu alur kerja riset yang utuh dengan bantuan kecerdasan buatan generatif: tinjauan pustaka sistematis, bantuan analisis data, penyusunan artikel ilmiah, parafrase yang tetap menjaga integritas akademik, serta strategi memilih jurnal dan menanggapi reviewer. Seluruh latihan dikerjakan pada topik penelitian peserta sendiri, dan setiap keluaran AI diverifikasi ulang terhadap sumber aslinya.

Durasi
16–24 JP · 2–3 hari
Sasaran
Dosen, peneliti, pascasarjana
Format
In-house, daring, atau di lab
Bahan latihan
Topik penelitian peserta

Kenapa sekarang

Tuntutan publikasi naik, waktu untuk meneliti tidak bertambah

AI dapat memangkas pekerjaan yang paling memakan waktu di sepanjang alur riset. Masalahnya, dipakai tanpa metode yang benar, ia justru menghasilkan referensi palsu, analisis yang keliru, dan naskah yang berisiko ditolak karena masalah etika. Kalau situasi berikut terdengar familier, program ini disusun untuk Anda.

  • Pencarian awal menghasilkan ratusan judulBelum ada cara sistematis untuk menyaringnya, sehingga penentuan artikel yang benar-benar relevan selalu memakan berminggu-minggu.
  • Referensi dari AI ternyata tidak pernah adaJudul dan nama penulis terdengar meyakinkan, DOI-nya tidak tertelusur, dan kesalahan itu baru ketahuan di meja reviewer.
  • Data sudah terkumpul, analisisnya tertundaUji mana yang tepat, bagaimana membaca keluarannya, dan bagaimana menuliskannya — semuanya menunggu satu orang yang sibuk.
  • Naskah ditolak karena masalah kemiripanParafrase dikerjakan seadanya, padahal persoalannya bukan sekadar mengganti kata, melainkan cara mengalirkan gagasan.
  • Salah memilih jurnal sasaranNaskah mengendap berbulan-bulan, lalu dikembalikan karena ruang lingkupnya memang tidak cocok sejak awal.
  • Catatan reviewer menumpuk tanpa dijawabRevisi terasa berat, tenggat lewat, dan naskah yang sudah hampir selesai berhenti di tahap akhir.

Cakupan materi

Lima tahap riset yang dikerjakan ulang dengan cara baru

Setiap tahap dilatih sampai menghasilkan berkas jadi, lalu diuji ulang terhadap sumber asli dan ketentuan etika publikasi yang berlaku.

Tinjauan pustaka sistematis

Protokol pencarian, kriteria inklusi–eksklusi, penyaringan bertahap, dan matriks sintesis.

Bantuan analisis data

Pemilihan uji, penyiapan data, pembacaan keluaran, dan penulisan bagian hasil.

Penyusunan artikel

Kerangka IMRaD, alur argumen antar-bagian, abstrak, judul, dan kata kunci.

Parafrase berintegritas

Membedakan parafrase yang sah dari penyamaran teks, plus cara mengungkapkan bantuan AI.

Strategi publikasi jurnal

Pemetaan jurnal sasaran, cover letter, alur submisi, dan cara menanggapi reviewer.

Suasana pelatihan

Bukan seminar tentang riset, melainkan riset yang dikerjakan di tempat

Peserta membawa topik penelitian yang sedang berjalan. Setiap sesi berakhir dengan satu berkas nyata, dan setiap klaim yang dihasilkan AI dicek ulang ke sumber aslinya sebelum diterima.

Silabus

Susunan sesi selama tiga hari

Format 24 JP mencakup dua belas sesi penuh selama tiga hari. Format 16 JP memadatkan program menjadi delapan sesi dalam dua hari, dengan penekanan pada tinjauan pustaka, penyusunan artikel, dan strategi publikasi.

Hari pertama — Menyusun dasar dan memetakan pustaka

4 sesi · 8 JP
  • 01

    Batas kemampuan AI generatif dalam kerja riset

    Di mana AI benar-benar membantu peneliti, di mana ia mengarang, dan mengapa verifikasi ke sumber asli tidak pernah bisa dilewati.

    Mengapa referensi yang paling rapi formatnya justru paling sering tidak ada wujudnya?

    Fondasi
  • 02

    Merumuskan pertanyaan penelitian dan protokol pencarian

    Menajamkan pertanyaan, menyusun kata kunci beserta sinonimnya, dan merancang strategi penelusuran yang dapat diulang orang lain.

    Apa yang membuat satu protokol pencarian bisa dipertanggungjawabkan, dan yang lain tidak?

    Praktik · protokol pencarian
  • 03

    Penyaringan bertahap dan kriteria inklusi–eksklusi

    Menurunkan ratusan judul menjadi kumpulan artikel yang benar-benar terpakai, dengan jejak keputusan yang terekam di setiap tahap.

    Berapa banyak artikel yang sebenarnya perlu dibaca utuh untuk satu bab tinjauan?

    Praktik · lembar seleksi
  • 04

    Ekstraksi temuan dan matriks sintesis

    Mengubah tumpukan artikel terpilih menjadi peta temuan, celah penelitian, dan posisi argumen Anda di antara keduanya.

    Bagaimana celah penelitian ditemukan tanpa sekadar menyimpulkan "penelitian sejenis masih sedikit"?

    Praktik · matriks sintesis

Hari kedua — Mengolah data dan menyusun naskah

4 sesi · 8 JP
  • 05

    Menyiapkan data dan memilih metode analisis

    Pembersihan data, pemeriksaan asumsi, dan pemilihan uji yang sesuai dengan pertanyaan penelitian serta jenis data yang dimiliki.

    Kapan saran metode dari AI layak dipakai, dan kapan ia harus ditolak mentah-mentah?

    Praktik · rencana analisis
  • 06

    Membaca keluaran analisis dan menuliskannya

    Menerjemahkan hasil uji menjadi kalimat temuan yang tepat, menyiapkan tabel dan gambar, serta menghindari klaim yang melampaui data.

    Apa beda kalimat hasil yang kuat dan kalimat hasil yang mengundang pertanyaan reviewer?

    Praktik · tabel & narasi hasil
  • 07

    Kerangka IMRaD dan alur argumen antar-bagian

    Menyusun pendahuluan yang menuntun ke celah penelitian, metode yang dapat direplikasi, serta pembahasan yang terhubung ke tinjauan pustaka.

    Mengapa naskah dengan data bagus tetap ditolak karena masalah alur?

    Praktik · kerangka naskah
  • 08

    Abstrak, judul, dan kata kunci yang mudah ditemukan

    Menyusun abstrak terstruktur, menguji beberapa alternatif judul, dan memilih kata kunci yang meningkatkan keterbacaan naskah di basis data.

    Bagian mana dari abstrak yang paling menentukan naskah diteruskan atau dihentikan editor?

    Praktik · abstrak jadi

Hari ketiga — Integritas dan jalan menuju terbit

4 sesi · 8 JP
  • 09

    Parafrase yang menjaga integritas

    Membedakan parafrase yang sah dari penyamaran teks, mengelola kutipan langsung, dan menjaga gagasan asli penulis tetap terwakili dengan benar.

    Mengapa mengganti kata satu per satu justru menaikkan risiko, bukan menurunkannya?

    Praktik · revisi bagian naskah
  • 10

    Pengungkapan penggunaan AI dan etika kepenulisan

    Ketentuan penerbit mengenai peran AI, cara menuliskan pernyataan penggunaan, serta urusan kepengarangan dan konflik kepentingan.

    Sejauh mana bantuan AI boleh dipakai sebelum ia harus dinyatakan secara terbuka?

    Praktik · pernyataan penggunaan
  • 11

    Memetakan jurnal sasaran dan menyiapkan submisi

    Menilai kecocokan ruang lingkup, membaca sinyal jurnal yang tidak kredibel, menyiapkan cover letter, dan merapikan naskah sesuai pedoman penulis.

    Bagaimana mengetahui sebuah jurnal tidak layak sebelum terlanjur mengirim naskah?

    Praktik · daftar jurnal sasaran
  • 12

    Menanggapi reviewer dan rencana publikasi pribadi

    Menyusun tabel tanggapan yang sistematis, menjawab catatan yang tidak disetujui secara santun, dan menutup pelatihan dengan lini masa publikasi masing-masing.

    Bagaimana menolak satu permintaan reviewer tanpa kehilangan peluang terbit?

    Praktik · tabel tanggapan revisi

Hasil yang dibawa pulang

Enam berkas riset yang langsung menempel pada naskah Anda

Semua dikerjakan pada topik penelitian peserta sendiri, sehingga pelatihan berakhir dengan naskah yang lebih maju, bukan sekadar catatan.

  • Protokol pencarian dan lembar seleksiKata kunci, basis data, kriteria inklusi–eksklusi, beserta jejak keputusan penyaringan.
  • Matriks sintesis tinjauan pustakaPeta temuan antar-artikel, celah penelitian, dan posisi argumen Anda.
  • Rencana analisis dataPemilihan uji, pemeriksaan asumsi, serta kerangka tabel dan gambar hasil.
  • Kerangka naskah dan abstrakStruktur IMRaD lengkap dengan abstrak, alternatif judul, dan kata kunci.
  • Pernyataan penggunaan AIRumusan pengungkapan yang sesuai ketentuan penerbit dan gaya sitasi yang dipakai.
  • Daftar jurnal sasaran dan cover letterTiga sampai lima jurnal yang realistis, disertai draf surat pengantar dan lini masa submisi.

Metode

Setiap keluaran AI diverifikasi sebelum masuk naskah

Kecepatan tidak ada gunanya kalau hasilnya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Karena itu tiap tahap pelatihan punya langkah pemeriksaan yang wajib dilalui sebelum peserta melanjutkan.

  • Peserta membawa satu topik penelitian atau draf naskah yang sedang dikerjakan
  • Setiap referensi dicek keberadaannya ke basis data asli, tidak ada yang diterima begitu saja
  • Contoh kasus disesuaikan dengan rumpun ilmu — sosial humaniora, ekonomi, sains, teknik, atau kesehatan
  • Perbandingan beberapa alat, termasuk yang tersedia gratis, sehingga tidak bergantung pada satu langganan
  • Klinik naskah: draf peserta ditinjau langsung oleh instruktur di sesi terakhir tiap hari
  • Materi, lembar kerja, templat matriks, dan pustaka prompt dibagikan dalam bentuk digital
Komposisi waktu pelatihan Praktik pada naskah sendiri 65% Telaah kasus dan klinik naskah 25% Pemaparan konsep dan etika 10%

Untuk siapa

Siapa pun yang sedang mengejar satu naskah sampai terbit

Tidak diperlukan latar belakang teknologi informasi maupun kemampuan pemrograman. Yang dibutuhkan adalah laptop dan satu topik penelitian yang sedang berjalan.

Dosen dengan target publikasi

Yang perlu menuntaskan artikel untuk keperluan jabatan fungsional, akreditasi, atau laporan hibah.

Peneliti dan pusat studi

Yang menangani banyak topik sekaligus dan membutuhkan alur kerja riset yang konsisten antar-anggota tim.

Mahasiswa pascasarjana

Yang sedang menyusun tesis atau disertasi dan diwajibkan menerbitkan artikel sebelum lulus.

Pertanyaan yang sering diajukan

Hal-hal yang biasanya ditanyakan sebelum pelatihan

Apa itu Pelatihan AI untuk Penelitian & Publikasi Ilmiah?

Pelatihan AI untuk Penelitian & Publikasi Ilmiah adalah program intensif berdurasi 16–24 JP selama 2–3 hari yang diselenggarakan Gits Training (PT. GIT Solution, Yogyakarta). Program ini melatih dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana menjalankan alur kerja riset berbantuan kecerdasan buatan: tinjauan pustaka sistematis, bantuan analisis data, penyusunan artikel, parafrase yang menjaga integritas akademik, serta strategi publikasi jurnal.

Berapa lama durasi dan berapa jam pelajarannya?

Tersedia dua format: 16 JP selama 2 hari penuh, dan 24 JP selama 3 hari penuh. Satu jam pelajaran setara 45 menit. Format 3 hari mencakup praktik penuh analisis data dan simulasi tanggapan reviewer.

Apakah peserta perlu kemampuan statistik atau pemrograman?

Tidak. Sesi analisis data berfokus pada pemilihan metode yang tepat, pembacaan keluaran, dan penulisan bagian hasil, bukan pada penulisan kode. Peserta yang terbiasa dengan SPSS, Excel, R, atau Python tetap dapat memakai alat yang biasa digunakan.

Apakah pelatihan ini mengajarkan cara mengakali pemeriksa kemiripan?

Tidak, dan justru sebaliknya. Sesi parafrase membahas perbedaan antara parafrase yang sah dan penyamaran teks, cara mengelola kutipan, serta kewajiban mengungkapkan penggunaan AI sesuai ketentuan penerbit dan gaya sitasi yang berlaku.

Apakah AI boleh dicantumkan sebagai penulis artikel?

Tidak boleh. Sebagian besar penerbit menegaskan bahwa alat AI tidak dapat memenuhi syarat kepengarangan karena tidak dapat bertanggung jawab atas isi naskah. Penggunaannya dinyatakan pada bagian pengakuan atau pernyataan tersendiri, dan pelatihan ini melatih cara merumuskannya.

Apakah pelatihan menjamin naskah diterima jurnal?

Tidak ada pelatihan yang dapat menjamin penerimaan naskah, karena keputusan berada pada editor dan reviewer. Yang dijamin adalah peserta pulang dengan naskah yang lebih siap, jurnal sasaran yang sudah dipetakan, dan cara kerja yang dapat diulang untuk naskah berikutnya.

Apakah peserta perlu membawa data penelitian sendiri?

Sangat dianjurkan. Peserta yang membawa topik, kumpulan pustaka, atau draf naskah akan pulang dengan hasil yang jauh lebih konkret. Bagi yang belum memiliki data, panitia menyediakan set data dan kumpulan artikel latihan sesuai rumpun ilmu.

Bisakah pelatihan diselenggarakan di kampus atau lembaga kami?

Bisa. Format in-house adalah pilihan yang paling banyak diambil LPPM, fakultas, dan program pascasarjana. Tersedia juga format daring serta penyelenggaraan di laboratorium Gits Training, Yogyakarta. Jadwal, jumlah peserta, dan penyesuaian materi dibahas terlebih dahulu bersama unit penyelenggara.

Bagaimana cara mengajukan penyelenggaraan?

Hubungi Gits Training melalui WhatsApp di +62 811-2638-004 dengan menyebutkan nama institusi, perkiraan jumlah peserta, format durasi yang diinginkan, dan rentang tanggal. Proposal beserta rincian biaya dikirimkan setelah kebutuhan disepakati.

Jadwalkan program percepatan publikasi di institusi Anda

Sampaikan kebutuhan LPPM, fakultas, atau program pascasarjana Anda, dan kami siapkan susunan sesi, jadwal, serta rincian biaya yang sesuai dengan jumlah peserta dan durasi yang dipilih.

Gits Training — PT. GIT Solution · Grha Universitas Amikom Yogyakarta, Sleman, DI Yogyakarta · WhatsApp +62 811-2638-004

Scroll to Top