Gitstraining

Program Pengembangan Kompetensi Dosen

Pelatihan Pemanfaatan AI untuk Dosen

  • 8–16 JP
  • 2 hari
  • Dosen semua bidang
  • In-house di kampus atau daring

Dua hari untuk merapikan pekerjaan yang selama ini memakan malam dan akhir pekan Anda: menyusun RPS dan bahan kuliah, menilai tugas mahasiswa, menyaring tumpukan artikel, menyiapkan naskah publikasi — sekaligus menetapkan batas yang jelas soal apa yang boleh dan tidak boleh dikerjakan AI di kelas Anda.

Diselenggarakan oleh Gits Training — PT. GIT Solution, Yogyakarta. Tersedia untuk fakultas, program studi, LPPM, dan lembaga pengembangan pembelajaran.

Ringkasan program

Pelatihan Pemanfaatan AI untuk Dosen adalah program pengembangan kompetensi selama 2 hari (8–16 JP) yang menyiapkan dosen dari semua rumpun ilmu untuk menggunakan kecerdasan buatan generatif pada lima pekerjaan akademik sehari-hari: perancangan pembelajaran (RPS, bahan kuliah, LMS), penilaian mahasiswa, tinjauan pustaka, penulisan ilmiah, serta penegakan integritas akademik dan tata cara sitasi penggunaan AI. Pelatihan bersifat praktik — peserta bekerja langsung pada mata kuliah dan naskah miliknya sendiri, bukan pada studi kasus fiktif.

Durasi
8–16 JP · 2 hari
Sasaran
Dosen semua bidang
Format
In-house, daring, atau di lab
Prasyarat
Tidak perlu latar belakang TI

Kenapa sekarang

Beban administratif naik, mahasiswa sudah lebih dulu memakai AI

Sebagian besar dosen tidak kekurangan niat memakai AI — yang kurang adalah cara memakainya yang aman, konsisten, dan sesuai standar akademik. Kalau salah satu dari lima situasi berikut terdengar familier, program ini disusun untuk Anda.

  • RPS dan bahan ajar dikerjakan menjelang tenggatPenyelarasan CPL, CPMK, dan asesmen berulang setiap semester, dan hampir selalu jadi pekerjaan akhir pekan.
  • Tugas mahasiswa mulai terasa seragamAnda menduga ada bantuan AI di dalamnya, tetapi menuduh tanpa dasar bukan pilihan yang bisa dipertanggungjawabkan.
  • Tumpukan artikel untuk satu proposal penelitianRatusan judul hasil pencarian, dan waktu membaca yang tidak pernah cukup sebelum rapat proposal.
  • Naskah jurnal mandek di tahap revisiIsinya sudah kuat, tetapi struktur dan bahasa masih menjadi alasan penolakan dari reviewer.
  • Belum ada aturan tertulis di program studiSetiap dosen punya kebijakan sendiri soal AI, dan mahasiswa membaca ketidakkonsistenan itu sebagai celah.
  • Pelatihan AI yang pernah diikuti berhenti di demoMenarik saat sesi berlangsung, tetapi tidak menghasilkan satu pun berkas yang bisa langsung dipakai mengajar.

Cakupan materi

Lima area kerja dosen yang dibedah selama dua hari

Setiap area dilatih sampai menghasilkan berkas jadi, lalu diuji ulang terhadap standar mutu dan etika akademik yang berlaku di perguruan tinggi.

Perancangan pembelajaran

RPS, peta CPL–CPMK, bahan kuliah, slide, dan materi pendukung yang selaras satu sama lain.

Penilaian mahasiswa

Rubrik terukur, variasi soal antar-kelas, dan umpan balik yang tetap terasa personal.

Tinjauan pustaka

Penyaringan, pemetaan, dan sintesis literatur menjadi argumen yang bisa dipertahankan.

Penulisan ilmiah

Struktur artikel, kejelasan bahasa, dan siklus revisi menuju naskah siap submit.

Integritas & sitasi

Batas penggunaan, cara mengungkapkan bantuan AI, dan tata cara sitasi yang benar.

Suasana pelatihan

Dua hari kerja, bukan dua hari menonton demo

Porsi praktik mendominasi. Peserta membuka laptop sejak sesi pertama dan mengerjakan mata kuliah serta naskahnya sendiri, didampingi instruktur dari meja ke meja.

Silabus

Susunan sesi selama dua hari

Format 16 JP mencakup delapan sesi penuh. Format 8 JP memadatkan program menjadi empat sesi inti — fondasi, perancangan pembelajaran, penilaian, dan integritas akademik.

Hari pertama — Mengajar

4 sesi · 8 JP
  • 01

    Peta kemampuan AI generatif di lingkungan akademik

    Apa yang benar-benar dapat dikerjakan model bahasa pada pekerjaan dosen, di mana ia gagal, dan bagaimana mengenali keluaran yang terdengar meyakinkan tetapi salah.

    Mengapa jawaban AI yang paling rapi justru paling sering perlu diperiksa ulang?

    Fondasi
  • 02

    Menyusun RPS dan menyelaraskan CPL–CPMK

    Dari capaian pembelajaran menuju rencana pembelajaran semester yang runtut, lengkap dengan pemetaan asesmen dan sumber belajar per pertemuan.

    Apa yang membedakan RPS hasil AI yang lolos telaah kurikulum dari yang dikembalikan?

    Praktik · draf RPS jadi
  • 03

    Bahan kuliah, slide, dan pengisian LMS

    Mengubah satu RPS menjadi materi pertemuan, ringkasan bacaan, kuis, dan aktivitas diskusi yang siap diunggah ke LMS kampus.

    Berapa lama sebenarnya waktu yang dibutuhkan untuk mengisi satu pertemuan LMS secara lengkap?

    Praktik · paket satu pertemuan
  • 04

    Rubrik, bank soal, dan umpan balik untuk mahasiswa

    Menyusun rubrik yang konsisten antar-penilai, memvariasikan soal antar-kelas dan antar-semester, serta mempercepat umpan balik tanpa kehilangan nada personal.

    Bagaimana memberi umpan balik pada 120 tugas tanpa menjadi seragam dan tanpa begadang?

    Praktik · rubrik & set soal

Hari kedua — Meneliti dan menjaga integritas

4 sesi · 8 JP
  • 05

    Tinjauan pustaka: dari daftar panjang menjadi peta argumen

    Strategi penelusuran, penyaringan cepat, dan pemetaan temuan antar-artikel hingga terbentuk matriks sintesis yang siap dipakai menulis bab tinjauan.

    Bagaimana memastikan referensi yang disodorkan AI benar-benar ada dan benar-benar relevan?

    Praktik · matriks sintesis
  • 06

    Penulisan artikel ilmiah dan siklus revisi

    Menajamkan struktur IMRaD, memperjelas bahasa, menyiapkan abstrak dan judul, serta menanggapi catatan reviewer secara sistematis.

    Di bagian mana bantuan AI mempercepat naskah, dan di bagian mana justru melemahkannya?

    Praktik · bagian naskah
  • 07

    Integritas akademik: mendeteksi, mendampingi, menetapkan aturan

    Membaca sinyal pada pekerjaan mahasiswa secara bertanggung jawab, merancang tugas yang sulit dikerjakan AI sepenuhnya, dan menyusun aturan kelas yang jelas.

    Apa yang harus dilakukan ketika dugaan muncul tetapi bukti tunggal tidak pernah cukup?

    Praktik · draf kebijakan kelas
  • 08

    Tata cara sitasi dan pengungkapan penggunaan AI

    Cara mencantumkan bantuan AI pada karya ilmiah mengikuti gaya sitasi yang berlaku dan ketentuan penerbit, ditutup dengan rencana penerapan pribadi tiap peserta.

    Kapan penggunaan AI wajib diungkapkan, dan dalam bentuk apa penulisannya?

    Praktik · rencana penerapan

Hasil yang dibawa pulang

Enam berkas siap pakai, bukan sekadar catatan pelatihan

Semua dikerjakan pada mata kuliah dan naskah milik peserta sendiri, sehingga bisa langsung digunakan pada semester berjalan.

  • Draf RPS satu mata kuliahLengkap dengan pemetaan CPL–CPMK, asesmen, dan rencana per pertemuan.
  • Paket materi satu pertemuanBahan kuliah, slide, ringkasan bacaan, dan kuis yang siap diunggah ke LMS.
  • Rubrik penilaian dan set soalRubrik terukur beserta variasi soal untuk kelas paralel.
  • Matriks sintesis tinjauan pustakaPeta temuan antar-artikel sebagai kerangka bab tinjauan.
  • Draf kebijakan penggunaan AIAturan kelas atau program studi soal batas penggunaan dan kewajiban pengungkapan.
  • Pustaka prompt pribadiKumpulan instruksi yang sudah diuji pada pekerjaan Anda sendiri, siap dipakai ulang.

Metode

Porsi praktik dijaga di angka tujuh dari sepuluh

Teori diberikan sebatas yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan yang benar. Sisanya dikerjakan peserta sendiri, dengan instruktur berkeliling meninjau hasil.

  • Peserta membawa satu mata kuliah dan satu naskah yang sedang dikerjakan sebagai bahan latihan
  • Setiap sesi ditutup dengan berkas jadi yang ditinjau bersama instruktur
  • Contoh kasus disesuaikan dengan rumpun ilmu peserta — sosial humaniora, sains, teknik, kesehatan, atau ekonomi
  • Perbandingan beberapa alat AI, termasuk yang tersedia gratis, sehingga tidak bergantung pada satu langganan
  • Materi, lembar kerja, dan pustaka prompt dibagikan dalam bentuk digital
Komposisi waktu pelatihan Praktik mandiri terbimbing 70% Telaah studi kasus 20% Pemaparan konsep 10%

Untuk siapa

Dosen semua bidang, termasuk yang belum pernah memakai AI sama sekali

Tidak diperlukan latar belakang teknologi informasi maupun kemampuan pemrograman. Yang dibutuhkan hanya laptop dan satu mata kuliah yang sedang diampu.

Dosen pengampu mata kuliah

Yang ingin memangkas waktu penyusunan RPS, bahan ajar, dan penilaian tanpa menurunkan mutu.

Dosen dengan agenda publikasi

Yang sedang menyiapkan proposal penelitian, tinjauan pustaka, atau naskah jurnal.

Pengelola program studi dan gugus mutu

Yang perlu menyusun kebijakan penggunaan AI dan menyeragamkan standar penilaian antar-dosen.

Pertanyaan yang sering diajukan

Hal-hal yang biasanya ditanyakan sebelum pelatihan

Apa itu Pelatihan Pemanfaatan AI untuk Dosen?

Pelatihan Pemanfaatan AI untuk Dosen adalah program pengembangan kompetensi berdurasi 8–16 JP selama 2 hari yang diselenggarakan Gits Training (PT. GIT Solution, Yogyakarta). Program ini melatih dosen dari semua rumpun ilmu menggunakan kecerdasan buatan generatif untuk perancangan pembelajaran, penilaian mahasiswa, tinjauan pustaka, penulisan ilmiah, serta penerapan integritas akademik dan tata cara sitasi.

Berapa lama durasi dan berapa jam pelajarannya?

Program tersedia dalam dua format: 8 JP yang dapat diselesaikan dalam satu hari penuh atau dua setengah hari, dan 16 JP yang dijalankan selama dua hari penuh. Satu jam pelajaran setara 45 menit.

Apakah peserta perlu latar belakang teknologi informasi?

Tidak. Pelatihan dirancang untuk dosen semua bidang, termasuk peserta yang belum pernah menggunakan alat AI generatif. Tidak ada materi pemrograman di dalamnya.

Untuk rumpun ilmu apa saja pelatihan ini cocok?

Untuk seluruh rumpun — sosial humaniora, ekonomi dan bisnis, sains, teknik, kesehatan, serta pendidikan. Studi kasus dan contoh penugasan disesuaikan dengan bidang peserta, karena standar penilaian dan gaya sitasi tiap rumpun berbeda.

Apakah pelatihan mengharuskan berlangganan alat AI berbayar?

Tidak diharuskan. Materi membandingkan beberapa alat, termasuk versi yang tersedia tanpa biaya, sehingga peserta dapat menerapkan hasil pelatihan meskipun kampus belum menyediakan langganan.

Apakah pelatihan ini mengajarkan cara menghindari deteksi plagiarisme?

Tidak, dan justru sebaliknya. Satu sesi penuh dialokasikan untuk integritas akademik: menyusun aturan kelas yang jelas, merancang penugasan yang tidak dapat diselesaikan AI sepenuhnya, serta mencantumkan penggunaan AI secara terbuka pada karya ilmiah sesuai gaya sitasi dan ketentuan penerbit.

Bisakah pelatihan diselenggarakan di kampus kami?

Bisa. Format in-house di kampus adalah pilihan yang paling banyak diambil fakultas dan program studi. Tersedia juga format daring dan penyelenggaraan di laboratorium Gits Training, Yogyakarta. Jadwal, jumlah peserta, dan penyesuaian materi dibahas terlebih dahulu bersama unit penyelenggara.

Apakah peserta menerima sertifikat?

Ya. Setiap peserta yang menyelesaikan program menerima sertifikat pelatihan dari Gits Training yang mencantumkan jumlah jam pelajaran, sehingga dapat digunakan sebagai bukti kegiatan pengembangan kompetensi.

Bagaimana cara mengajukan penyelenggaraan?

Hubungi Gits Training melalui WhatsApp di +62 811-2638-004 dengan menyebutkan nama institusi, perkiraan jumlah peserta, format durasi yang diinginkan, dan rentang tanggal. Proposal beserta rincian biaya dikirimkan setelah kebutuhan disepakati.

Jadwalkan pelatihan untuk dosen di kampus Anda

Sampaikan kebutuhan fakultas atau program studi Anda, dan kami siapkan susunan sesi, jadwal, serta rincian biaya yang sesuai dengan jumlah peserta dan durasi yang dipilih.

Gits Training — PT. GIT Solution · Grha Universitas Amikom Yogyakarta, Sleman, DI Yogyakarta · WhatsApp +62 811-2638-004

Scroll to Top