UI/UX in Product Design

Perkembangan fitur digital yang sangat pesat khususnya dari perusahaan teknologi, tampilan produk digital menjadi aspek yang sangat penting tidak hanya untuk alasan estetis tetapi juga alasan praktis. Produk digital yang berguna tetapi tidak menarik dan tidak mudah digunakan akan kesulitan untuk menemukan pengguna. PT GIT Solution menghadirkan program sertifikasi UI/UX in Product Design untuk mempersiapkan peserta untuk dapat menjadi Product Designer yang baik.
Dalam program Studi Independen ini, PT GIT Solution memberikan jaminan mutu bagi para peserta dalam 5 (lima) aspek, yakni:
- Education: pembelajaran berbasis industri digital dengan kurikulum prototype
- Professional Service: pelayanan profesional dari tenaga ahli, PIC dan mentor
- Innovation: spirit berinovasi dalam mengembangkan riset teknologi digital
- Collaboration: spirit berkolaborasi untuk menciptakan sebuah karya berbasis teknologi digital
- Competitiveness: pembentukan SDM berdaya saing internasional dengan peningkatan pengetahuan dan kapabilitas untuk dunia kerja industri digital
1. Introduction UI/UX Design & Design Thinking
Sasaran Pengembangan Skill
Peserta mampu memahami dasar-dasar terkait UI/UX dan design process, dan memahami terkait design thinking.
Detil Pembelajaran
Peserta mengikuti 50% pembelajaran asynchronous (mempelajari materi yang disediakan secara mandiri dengan memanfaatkan modul ajar dan bahan ajar) dan 50% pembelajaran synchronous (penyampaian materi oleh pengajar melalui online meeting). Materi diberikan secara online menurut struktur silabus yang telah disusun. Proses pembelajaran difasilitasi menggunakan LMS (learning management system) berupa: materi PPT dan tutorial, pemberian tugas yang berkaitan dengan basic animasi untuk memenuhi kompetensi peserta, dan evaluasi hasil tugas peserta.
Peserta akan mempelajari dasar-dasar dari UI/UX dan design thinking untuk membangun pemahaman awal terkait UI/UX dan design process, design thinking untuk kemudian dapat divisualisasikan.
Metode Asesmen
Penilaian mentor dan fasilitator melalui sesi mentorship, tugas individu (kuis, studi kasus, progres LMS), proyek tim, keaktifan peserta pada kelas sinkronus/ live class
2. Introduction to whimsical & figma
Sasaran Pengembangan Skill
Peserta mampu mempelajari pengenalan tools whimsical dan figma, memahami dasar-dasar pembuatan user flow serta pembuatan wireframe.
Detil Pembelajaran
Peserta mengikuti 50% pembelajaran asynchronous (mempelajari materi yang disediakan secara mandiri dengan memanfaatkan modul ajar dan bahan ajar) dan 50% pembelajaran synchronous (penyampaian materi oleh pengajar melalui online meeting). Materi diberikan secara online menurut struktur silabus yang telah disusun. Proses pembelajaran difasilitasi menggunakan LMS (learning management system) berupa: materi PPT dan tutorial, pemberian tugas yang berkaitan dengan basic animasi untuk memenuhi kompetensi peserta, dan evaluasi hasil tugas peserta.
Peserta akan mempelajari pengenalan tools whimsical dan figma, dasar-dasar pembuatan user flow serta pembuatan wireframe hingga dapat menghasilkan prototyping website baik desktop ataupun mobile.
Metode Asesmen
Penilaian dilakukan terhadap pengetahuan, keterampilan dan pemahaman mengenai whimsical & figma tools, tugas individu (kuis, studi kasus, progres LMS), proyek tim, keaktifan peserta pada kelas sinkronus/ live class.
3. Design system & user research
Sasaran Pengembangan Skill
Peserta mampu memahami terkait design system yang relevan dengan kebutuhan dan mampu memahami terkait user research untuk menyesuaikan tampilan design yang menarik disesuaikan dengan kebutuhan dan kemudahan user.
Detil Pembelajaran
Peserta mengikuti 50% pembelajaran asynchronous (mempelajari materi yang disediakan secara mandiri dengan memanfaatkan modul ajar dan bahan ajar) dan 50% pembelajaran synchronous (penyampaian materi oleh pengajar melalui online meeting). Materi diberikan secara online menurut struktur silabus yang telah disusun. Proses pembelajaran difasilitasi menggunakan LMS (learning management system) berupa: materi PPT dan tutorial, pemberian tugas yang berkaitan dengan basic animasi untuk memenuhi kompetensi peserta, dan evaluasi hasil tugas peserta.
Peserta akan mempelajari terkait design system yang relevan dengan kebutuhan dan mampu memahami terkait user research untuk menyesuaikan tampilan design yang menarik disesuaikan dengan kebutuhan dan kemudahan user.
Metode Asesmen
Penilaian dilakukan terhadap pengetahuan, keterampilan dan pemahaman yang dinilai dari hasil tugas user research sesuai dengan produk yang dikembangkan.
4. Interface structure dan Visual Hierarki
Sasaran Pengembangan Skill
Peserta mampu memahami dasar interface structure seperti composite structure, pemahaman mengenai two different layers dan memahami terkait visual hierarki seperti prinsip tata letak (layout) elemen design.
Detil Pembelajaran
Peserta mengikuti 50% pembelajaran asynchronous (mempelajari materi yang disediakan secara mandiri dengan memanfaatkan modul ajar dan bahan ajar) dan 50% pembelajaran synchronous (penyampaian materi oleh pengajar melalui online meeting). Materi diberikan secara online menurut struktur silabus yang telah disusun. Proses pembelajaran difasilitasi menggunakan LMS (learning management system) berupa: materi PPT dan tutorial, pemberian tugas yang berkaitan dengan basic animasi untuk memenuhi kompetensi peserta, dan evaluasi hasil tugas peserta.
Peserta akan mempelajari dasar interface structure seperti composite structure, pemahaman mengenai two different layers dan memahami terkait visual hierarki seperti prinsip tata letak (layout) elemen design.
Metode Asesmen
Penilaian dilakukan terhadap pengetahuan, keterampilan dan pemahaman yang dinilai dari hasil tugas interface structure dan visual hierarki secara sederhana.
5. User persona, flow, dan user journey map & user interface design
Sasaran Pengembangan Skill
Peserta mampu memahami mengenai user pesona, flow dan user journey map serta user interface design yang sesuai dengan kebutuhan design berdasarkan keinginan user dari data user research.
Detil Pembelajaran
Peserta mengikuti 50% pembelajaran asynchronous (mempelajari materi yang disediakan secara mandiri dengan memanfaatkan modul ajar dan bahan ajar) dan 50% pembelajaran synchronous (penyampaian materi oleh pengajar melalui online meeting). Materi diberikan secara online menurut struktur silabus yang telah disusun. Proses pembelajaran difasilitasi menggunakan LMS (learning management system) berupa: materi PPT dan tutorial, pemberian tugas yang berkaitan dengan basic animasi untuk memenuhi kompetensi peserta, dan evaluasi hasil tugas peserta.
Peserta akan mempelajari mengenai user pesona, flow dan user journey map serta user interface design yang sesuai dengan kebutuhan design berdasarkan keinginan user dari data user research.
Metode Asesmen
Penilaian dilakukan terhadap pengetahuan, keterampilan dan pemahaman yang dinilai dari hasil tugas user persona, flow, dan user journey map & user interface design secara sederhana.
6. Web & mobile guides
Sasaran Pengembangan Skill
Peserta mampu memahami mengenai web & mobile guides baik secara design dan memahami dasar user experience sebagai penunjang guides.
Detil Pembelajaran
Peserta mengikuti 50% pembelajaran asynchronous (mempelajari materi yang disediakan secara mandiri dengan memanfaatkan modul ajar dan bahan ajar) dan 50% pembelajaran synchronous (penyampaian materi oleh pengajar melalui online meeting). Materi diberikan secara online menurut struktur silabus yang telah disusun. Proses pembelajaran difasilitasi menggunakan LMS (learning management system) berupa: materi PPT dan tutorial, pemberian tugas yang berkaitan dengan basic animasi untuk memenuhi kompetensi peserta, dan evaluasi hasil tugas peserta.
Peserta akan mempelajari mengenai web & mobile guides baik secara design dan memahami dasar user experience sebagai penunjang guides.
Metode Asesmen
Penilaian dilakukan terhadap pengetahuan, keterampilan dan pemahaman yang dinilai dari hasil tugas web & mobile guides secara sederhana.
7. UI Basic Principle & Figma Layouting rules
Sasaran Pengembangan Skill
Peserta mampu memahami basic principle seperti memahami kenyamanan user dalam berinteraksi dengan produk, konsistensi design, peserta juga dapat memahami dasar figma layouting rules.
Detil Pembelajaran
Peserta mengikuti 50% pembelajaran asynchronous (mempelajari materi yang disediakan secara mandiri dengan memanfaatkan modul ajar dan bahan ajar) dan 50% pembelajaran synchronous (penyampaian materi oleh pengajar melalui online meeting). Materi diberikan secara online menurut struktur silabus yang telah disusun. Proses pembelajaran difasilitasi menggunakan LMS (learning management system) berupa: materi PPT dan tutorial, pemberian tugas yang berkaitan dengan basic animasi untuk memenuhi kompetensi peserta, dan evaluasi hasil tugas peserta.
Peserta akan mempelajari basic principle seperti memahami kenyamanan user dalam berinteraksi dengan produk, konsistensi design, peserta juga dapat memahami dasar figma layouting rules.
Metode Asesmen
Penilaian dilakukan terhadap pengetahuan, keterampilan dan pemahaman yang dinilai dari hasil tugas penataan layout pada figma meliputi pemahaman ukuran, pengukuran, spasi, keselarasan dalam membuat design.
8. Prototyping dan UX writing
Sasaran Pengembangan Skill
Peserta mampu memahami dasar prototyping dan UX writing pada sebuah produk ataupun digital interface yang akan bermanfaat sebagai navigator untuk user.
Detil Pembelajaran
Peserta mengikuti 50% pembelajaran asynchronous (mempelajari materi yang disediakan secara mandiri dengan memanfaatkan modul ajar dan bahan ajar) dan 50% pembelajaran synchronous (penyampaian materi oleh pengajar melalui online meeting). Materi diberikan secara online menurut struktur silabus yang telah disusun. Proses pembelajaran difasilitasi menggunakan LMS (learning management system) berupa: materi PPT dan tutorial, pemberian tugas yang berkaitan dengan basic animasi untuk memenuhi kompetensi peserta, dan evaluasi hasil tugas peserta.
Peserta akan mempelajari dasar prototyping dan UX writing pada sebuah produk ataupun digital interface yang akan bermanfaat sebagai navigator untuk user.
Metode Asesmen
Penilaian dilakukan terhadap pengetahuan, keterampilan dan pemahaman yang dinilai dari hasil tugas prototyping dan UX writing secara sederhana.
9. Pengenalan mini project dan figma collaboration
Sasaran Pengembangan Skill
Peserta mampu memahami dasar terkait pembuatan dan penugasan mini project serta figma collaboration.
Detil Pembelajaran
Peserta mengikuti 50% pembelajaran asynchronous (mempelajari materi yang disediakan secara mandiri dengan memanfaatkan modul ajar dan bahan ajar) dan 50% pembelajaran synchronous (penyampaian materi oleh pengajar melalui online meeting). Materi diberikan secara online menurut struktur silabus yang telah disusun. Proses pembelajaran difasilitasi menggunakan LMS (learning management system) berupa: materi PPT dan tutorial, pemberian tugas yang berkaitan dengan basic animasi untuk memenuhi kompetensi peserta, dan evaluasi hasil tugas peserta.
Peserta akan mempelajari dasar terkait pembuatan dan penugasan mini project serta figma collaboration.
Metode Asesmen
Penilaian dilakukan terhadap pengetahuan, keterampilan dan pemahaman yang dinilai dari hasil mini project yang telah diselesaikan dengan komponen yang dinilai Creative Process, Problem Statement, Problem Solving, Prototype, Testing, Portfolio, Presentasi Project
10. Breakdown mini project dan online & offline usability testing
Sasaran Pengembangan Skill
Peserta mampu memahami terkait mini project yang telah dibuat, memahami dan membahas mini project serta breakdown hasil dengan metode online & offline testing.
Detil Pembelajaran
Peserta mengikuti 50% pembelajaran asynchronous (mempelajari materi yang disediakan secara mandiri dengan memanfaatkan modul ajar dan bahan ajar) dan 50% pembelajaran synchronous (penyampaian materi oleh pengajar melalui online meeting). Materi diberikan secara online menurut struktur silabus yang telah disusun. Proses pembelajaran difasilitasi menggunakan LMS (learning management system) berupa: materi PPT dan tutorial, pemberian tugas yang berkaitan dengan basic animasi untuk memenuhi kompetensi peserta, dan evaluasi hasil tugas peserta.
Peserta akan mempelajari terkait mini project yang telah dibuat, memahami dan membahas mini project serta breakdown hasil mini project dengan metode online & offline testing.
Metode Asesmen
Penilaian dilakukan terhadap pengetahuan, keterampilan dan pemahaman yang dinilai dari hasil mini project yang telah diselesaikan dengan komponen yang dinilai Creative Process, Problem Statement, Problem Solving, Prototype, Testing, Portfolio, Presentasi Project.
11. Breakdown mini project dan membangun portfolio design
Sasaran Pengembangan Skill
Peserta mampu memahami hasil mini project dan mempelajari membangun portofolio design dengan menggunakan mini project sebagai acuan.
Detil Pembelajaran
Peserta mengikuti 50% pembelajaran asynchronous (mempelajari materi yang disediakan secara mandiri dengan memanfaatkan modul ajar dan bahan ajar) dan 50% pembelajaran synchronous (penyampaian materi oleh pengajar melalui online meeting). Materi diberikan secara online menurut struktur silabus yang telah disusun. Proses pembelajaran difasilitasi menggunakan LMS (learning management system) berupa: materi PPT dan tutorial, pemberian tugas yang berkaitan dengan basic animasi untuk memenuhi kompetensi peserta, dan evaluasi hasil tugas peserta.
Peserta akan mempelajari hasil mini project dan mempelajari membangun portofolio design dengan menggunakan mini project sebagai acuan.
Metode Asesmen
Penilaian dilakukan terhadap pengetahuan, keterampilan dan pemahaman yang dinilai dari hasil mini project yang telah diselesaikan dengan komponen yang dinilai Creative Process, Problem Statement, Problem Solving, Prototype, Testing, Portfolio, Presentasi Project.
12. Breakdown mini project dan design communication and presentation
Sasaran Pengembangan Skill
Peserta mampu memahami hasil mini project dan mampu menyampaikan hasil design ke dalam sebuah presentasi.
Detil Pembelajaran
Peserta mengikuti 50% pembelajaran asynchronous (mempelajari materi yang disediakan secara mandiri dengan memanfaatkan modul ajar dan bahan ajar) dan 50% pembelajaran synchronous (penyampaian materi oleh pengajar melalui online meeting). Materi diberikan secara online menurut struktur silabus yang telah disusun. Proses pembelajaran difasilitasi menggunakan LMS (learning management system) berupa: materi PPT dan tutorial, pemberian tugas yang berkaitan dengan basic animasi untuk memenuhi kompetensi peserta, dan evaluasi hasil tugas peserta.
Peserta akan mempelajarii hasil mini project dan berlatih menyampaikan hasil design ke dalam sebuah presentasi.
Metode Asesmen
Penilaian dilakukan terhadap pengetahuan, keterampilan dan pemahaman yang dinilai dari hasil mini project yang telah diselesaikan dengan komponen yang dinilai Creative Process, Problem Statement, Problem Solving, Prototype, Testing, Portfolio, Presentasi Project
Siap untuk perubahan yang besar?
Daftar sekarang dan mulailah belajar dengan para ahli kami. Tekan ‘Hubungi Kami’!